TNI AD Marah! Merasa Di Lecehkan Di Acara Stasiun TV Swasta Minta Maaf

Unknown | January 23, 2018 | 0 komentar


Bebasletak.com - TNI Angkatan Darat menyesalkan siaran acara di satu stasiun tv swasta. TNI AD terasa dilecehkan dalam satu game dalam acara itu.

“Ya, itu memanglah benar, peristiwanya barusan pagi di satu diantara deretan TNI AD. Sudah pasti kita begitu menyesalkan program itu, ” tutur Kadispen TNI AD Brigjen Alfret Denny Tuejeh waktu dihubungi detikcom, Jumat (19/1/2018).

Sesudah peristiwa itu, Alfret Denny mengakui terima banyak memprotes dari beragam pihak. Dia juga segera menghubungi pihak stasiun tv itu untuk menyebutkan memprotes itu.

Sebagai Kadispenad, saya memperoleh komplain dari beragam pihak karna memanglah kesannya manusia dilecehkan, serta ditambah lagi itu yaitu prajurit yang mengenakan seragam. Kita segera menghubungi pihak RCTI untuk menyebutkan memprotes, karna saya terasa acaranya kurang layak. Serta pihak RCTI memanglah telah buat permintaan maaf, ” papar Alfret Denny.


Kadispen TNI AD Brigjen Alfret Denny Tuejeh

Walau pihak RCTI telah mohon maaf, dia menyebutkan pihaknya tengah lakukan penyelidikan untuk jadi bahan pelajari. Pihaknya banyak juga bekerja bersama dengan stasiun tv, tetapi semestinya dikerjakan koordinasi terlebih dulu.

“Secara internal TNI AD, peristiwa ini tetaplah kami selidiki untuk jadi bahan pelajari kami. Namun saya menginginkan mengemukakan kalau TNI AD banyak kerja sama juga dengan sebagian stasiun TV serta semuanya jalan lancar apabila lewat prosedur serta ketetapan sebagai standard Angkatan Darat dan dikoordinasikan dengan baik, ” terang dia.

“Terkait peristiwa ini, semestinya prosedurnya, bekerjasama dahulu dengan Dispenad serta lalu juga akan kita tujukan prosedurnya seperti apa. Maksudnya agar tidak berlangsung hal negatif begini, ” tambah dia.

Dia mengharapkan peristiwa ini tidak terulang kembali di stasiun tv mana juga. Diluar itu, dia memohon prajurit TNI AD waspada tampak di muka umum.

“Saya berharap peristiwa ini bisa jadi pelajaran bernilai, bukan sekedar untuk RCTI, tapi mungkin saja juga untuk perusahaan media elektronik yang lain. Mudah-mudahan peristiwa ini tidak berlangsung sekali lagi. Serta lagi, peristiwa ini jadi bahan input untuk prajurit di lapangan untuk lebih waspada apabila tampak dihadapan umum, terlebih tampak di acara sesuai sama itu, ” terang dia.

Disamping itu, pihak stasiun tv itu sudah kirim surat permintaan maaf. Mereka berjanji juga akan waspada dalam mempersiapkan content.

“Berkaitan dengan kreasi tim Dahsyat pada tanggal 19 Januari 2018 yang dinyatakan menyinggung kewibawaan dari kesatuan TNI AD, terutama Yon Hubad, lewat surat ini kami mengemukakan permintaan maaf atas peristiwa itu pada pimpinan TNI AD serta terutama Yonhubad TNI AD, ” catat surat permintaan maaf itu.

Category: , ,

0 komentar

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Aalibaba