BNN Sita 11 Ribu Pil Ekstasi dari Pabrik Rumahan di Tangerang

Unknown | January 17, 2018 | 0 komentar


Bebasletak.com - Tubuh Narkotika Nasional (BNN) menggerebek satu tempat tinggal yang jadikan pabrik pembuatan ekstasi di kompleks Alam Raya, Tangerang, Banten. Ada 2 orang yang dibekuk, satu diantaranya adalah buronan.

" Tersangka yang sekarang ini kita amankan di TKP itu ada dua orang, nya ialah DPO kita dalam masalah yang sama pada th. 2013 atas nama Anyiu. Lalu satu orang sekali lagi yang menolong lakukan produksi sekalian mengolah beberapa bahan atas nama Lauw, " kata Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari di tempat, Rabu (17/1/2018).

Arman menyebutkan, pabrik ini dikendalikan seseorang narapidana bernama Niko dari balik lapas. Sosok bernama Niko inilah sebut sempat ikut serta masalah narkoba serta penembakan.


" Operasi laboratorium ini dikendalikan oleh narapidana yang sekarang ini ditahan di lapas atas nama Nico. Bila saudara sempat ingat, Nico ini dahulu sempat lakukan tindak pidana penembakan pada bus TransJakarta dua th. waktu lalu lalu juga yang berkaitan ikut serta dalam pembuatan serta produksi narkoba ekstasi, " lanjut Arman.

Terkecuali menangkap 2 orang tersangka, petugas juga mengambil alih tanda bukti berbentuk beberapa ribu pil ekstasi siap edar dari tempat.

" Ada beberapa bahan yang tengah dikerjakan periksaan laboratorium kelak juga akan di confirm, lalu ekstasi siap edar ada sekitaran 11 ribu butir, jadi confirm dengan info sehari ada 1 mesin hasilkan 7 ribu, lalu mesinnya ada 2 unit selain itu juga kita dapatkan ada 5 alat bikin untuk logo, " ujarnya.

Beragam alat pembuat barang haram itu juga turut diambil alih dari tempat. Dengan alat itu aktor dapat menghasilkan sampai 15 ribu butir ekstasi /hari.

" Lalu ada juga 2 mesin bikin automatis serta semi otomastis yang dipakai beberapa aktor. Mesin bikin ini dapat menghasilkan 7 ribu butir ekstasi /hari. Bila 2 mesin ini beroperasi jadi paling tidak 15 ribu butir ekstasi yang di produksi /hari, " lanjut Arman.

Category: , ,

0 komentar

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Aalibaba